Rabu, 15 April 2009

Kerinduan

Kehidupan laksana seni sebuah proses untuk menghasilkan karya dalam keabadian, menghiasinya dengan kebaikan dan kebeningan jiwa mak terciptalah keindahan yang bersih tanpa cacat dipenghujungnya yang akan selalu dikenang dan dijadikan qudwah bagi hamba yang hanif yang menyadari bahwa kehidupan ini fana dan sangat terbatas bagi kita untuk menikmatinya.
Ketika kita stagnan dalam hidup maka yang terjadi adalah kehidupan yang mati.
Kita harus bergerak melangkah meski dengan kaki tertatih bahkan terluka karena disitulah seni dari kehidupan.
Apabila kita mudah menyerah dalam kehidupan ini maka hilanglah rasa seni itu sendiri dan terhapuslah semua karya yang telah kita perbuat.
Jadi bagaimana kita memelihara karya dari kehidupan kita agar siapapun yang melihat dan bersentuhan dengan kita akan merasakan keindahan dari segala bentuk sentuhan kehidupan kita.
Terkadang didalam menciptakan karya terdapat goresan yang membuat karya itu cacat namun seriring dengan berjalannya kedewasaan kita maka kita berusaha untuk memperbaiki karya tersebut dan mempersembahkan yang terbaik untuk Allah dan juga kepada setiap insan.
Semoga hari-hari yang kulalui mampu menghasilkan karya yang indah untuk Allah juga teruntuk suamiku tercinta.

Tidak ada komentar: